RAZIA PSK DI MOJOKERTO DIDOMINASI WAJAH LAMA

MOJOKERTO NEWS – MOJOKERTO; Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring razia Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto didominasi wajah lama. Sedangkan domisili mereka hampir 90 persen berasal dari Kabupaten Mojokerto.

PSK yang terjaring razia di mojokerto

Kasi Rehabilitasi Anak dan Tuna Sosial, Dinsos Kabupaten Mojokerto, Suhan Gufron mengatakan, rata-rata para PSK yang terjaring razia adalah wajah lama. “Rata-rata mereka sudah pernah terjaring razia, dua hingga enam kali,” ungkapnya, Kamis (10/05/2012) .
Selain didominasi wajah lama , para PSK yang terjaring razia rutin bersama lintas sektoral tersebut juga hampir 90 persen berasal dari Kabupaten Mojokerto. Dari 16 PSK yang terjaring, hanya tiga orang yang berasal dari luar Kabupaten Mojokerto yakni Jombang, Bondowoso dan Sumatra.”Mereka selain didata dan dibina mulai dari pembinaan moral, pembinaan pengentasan kemiskinan juga akan diberikan ketrampilan sesuai minat. Ketrampilan tersebut diberikan kepada mereka yang berasal dari Kabupaten Mojokerto,” katanya.
Tak hanya diberikan ketrampilan sesuai minat, mereka juga akan diberikan bantuan berupa peralatan untuk dikembangkan sebagai modal usaha. Sementara bagi mereka yang berasal dari luar Kabupaten Mojokerto akan dikembalikan ke daerah masing-masing melalui Dinsos masing-masing.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 PSK terjaring razia Dinsos Kabupaten Mojokerto di warung remang-remang yang diduga digunakan sebagai lokalisasi liar di wilayah Pungging, Kemlagi, Dawarblandong, Mojosari, Dlanggu dan Gondang. Tak hanya PSK, sebanyak 11 gelandangan dan pengemis (gepeng) dan anak jalanan (anjal) juga terjaring di perempatan Sooko dan perempatan Kenanten, Kecamatan Puri. [and]

Related posts:

This entry was posted in Kabupaten Mojokerto, Terkini. Bookmark the permalink.