LELANG PROYEK APBD MOLOR, DPRD BERANG

(Mojokerto News), Mojokerto – Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto akan memanggil masing-masing satuan kerja (satker) dan instansi terkait untuk mengetahui penyebab molornya proses lelang proyek APBD tahun 2012. Upaya ini dimaksudkan agar pelaksanaan proyek APBD 2012 tidak molor, dan pembahasan PAK 2012 mendatang bisa berjalan cepat.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto, Heri Ermawan mengatakan, masalah itu jika dibiarkan berlarut-larut akan memperlambat proses pembangunan sehingga akan berdampak langsung pada masyarakat. ”Beberapa proyek fisik yang diharapkan bisa segera dinikmati masyarakat justru hingga kini belum teralisasi karena molornya proses lelang,” Jelasnya, Kamis (15/03/2012).
Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memanggil masing-masing satuan kerja (satker) dan instansi terkait untuk mengetahui penyebab molornya proses lelang tersebut. Ini untuk mengantisipasi molornya proses pembangunan di Kabupaten Mojokerto.
”Jika proyek APBD 2012 mundur, bisa dipastikan pembahasan PAK 2012 juga akan mundur. Padahal sesudah proses lelang masih ada tahapan lagi untuk klarifikasi pemenang lelang, baru proyek bisa dikerjakan. Jika proses pembahasan PAK 2012 mundur, maka proyek PAK 2012 tidak akan terserap karena waktunya berbenturan. Kualitas pengerjaan proyek menurun karena dikejar deadline,” jelasnya.
Molornya proses lelang proyek APBD 2012 diduga karena Unit Layanan Pengadaan (ULP) belum siap. Namun pihak ULP menjelaskan, jika tidak ada unsur kesengajaan proses lelang APBD 2012 hingga kini belum dilaksanakan.
Ketua ULP Pemkab Mojokerto, Zaqqi mengatakan, belum dilaksanakanya lelang karena masih mempersiapkan SDM tim ULP terutama tentang mekanisme dan tata cara proses lelang. ”Tahun 2012 ini, proses lelang menggunakan layanan pengadaan sistem elektronik,” ujarnya.
Semuan pengadaan barang dan jasa dari Satuan Kerja Kepala Daerah (SKPD), masih kata Zaqqi, harus dilelang melalui LPSE melalui website milik Pemkab Mojokerto. Semua data dan spesifikasi dari SKPD atau dinas terkait diproses ULP.
”Yang kemudian dikemas sesuai dengan format LPSE dan dilelang melalui internet. Kemungkinan dalam minggu ini, proses lelang bisa dimulai. Untuk tahap pertama yakni proyek pengadaan barang dan jasa milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” terangnya. [and]

Related posts:

This entry was posted in Kabupaten Mojokerto, Terkini. Bookmark the permalink.