TANAH DI SUMENEP TIBA-TIBA TERBELAH

Sumenep-(mojokertoNews):  Warga Dusun Kecer Laok, Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan ambles dan terbelahnya tanah sepanjang sekitar 500 meter.
Tanah yang pecah dan terbelah menjadi beberapa bagian tersebut merupakan lahan pertanian aktif yang ditanami kacang panjang, ketela pohon, dan cabe. Akibatnya, tanaman-tanaman tersebut rusak.
Kedalaman pecahan tanah yang ambles tersebut beragam. Paling parah, ambles hingga sedalam 5 meter. Hampir di setiap belahan tanah tersebut keluar air. Kebetuan lokasi tanah yang terbelah tersebut, berdekatan dengan sungai.
Salah satu warga setempat, Buk Suni (50), Jumat (14/06/13) menceritakan, dirinya mengetahui tanah ambles dan terbelah, saat akan mencari rumput di sekitar lahan tersebut. “Waktu pagi tadi memang sempat terdengar suara gemuruh. Tapi tidak ada yang mempedulikan, karena dianggap tidak ada apa-apa. Ketika sore tadi saya kesini, saya kaget karena melihat tanah disini tiba-tiba terbelah-belah dan ambles,” tuturnya.
Beruntung tidak ada korban dalam musibah ambles dan terbelahnya lahan pertanian tersebut, karena lokasinya agak jauh dari pemukiman warga. Namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Lahan pertanian yang ambles dan terbelah tersebut milik 20 warga, baik dari desa tersebut, maupun desa-desa lain. (sip)

sumber:beritajatim

Related posts:

This entry was posted in Nusantara, Terkini. Bookmark the permalink.