TOLAK PENDIRIAN PABRIK BAJA, WARGA DEMO

Mojokerto-(mojokertoNews):   Ratusan warga gabungan warga Desa Wates Umpak dan Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa di depan pembangunan Pabrik Manunggal Baja di Jalan Raya Trowulan. Warga menilai dengan adanya pabrik baja di kawasan Majapahit akan merusak lingkungan.
Dengan membawa kereta kencana layaknya Zaman Majapahit lengkap dengan Mahapatih Gajah Mada dan rakyat jelata, pengunjuk rasa long marc dari Balai Dusun Jati Sumber menuju lokasi. Dalam aksi yang digelar, warga menggelar teatrikal yang menceritakan tentang kondisi yang dialami warga saat ini.
Teatrikal dimulai tarian dari penyatuan batu dan langit dilanjut dengan rakyat jelata yang hidup damai. Namun dengan datangnya pengusaha yang ingin membangun pabrik di kawasan Trowulan membuat warga resah dan sensara hingga akhirnya muncul Maha Patih Gajah Mada yang menyelamatkan warga.
“Dimana bangsa ini, bagaimana pengusaha ini. Polusi sudah menyebar, dasar tikus tanah. Hanya karena uang dan jabatan, mereka buta. Dimana bangsa ini,” ungkap salah satu peserta teatrikal, Jum’at (19/07/2013) tadi pagi.
Usai menggelar teatrikal, warga membacakan deklarasi terkait penolakan pembangunan PT Manunggal Sentral Baja. Isi deklasi tersebut ialah menolak pembangunan pabrik baja di Trowulan karena Trowulan merupakan kawasan Majapahit. Berbagai spanduk dan tulisan berisi penolakan ditempel di pagar pabrik. (lek)

Related posts:

This entry was posted in Kabupaten Mojokerto, Terkini. Bookmark the permalink.