GELAR SOLIDARITAS DOKTER KANDUNGAN MOGOK KERJA

Mojokerto-(mojokertoNews):   Para dokter spesialis kandungan (SpOG) di Kab/Kota Mojokerto akan mogok kerja, Selasa (26/11). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas kasus yang menimpa sejawat mereka, dr Ayu SpOG dkk asal Manado Sulawesi Utara.

ilustrasi foto

Ayu ditahan kejaksaan karena dugaan malpraktek yang menyebabkan seorang ibu yang melahirkan di RS DR Kandau Manado meninggal tiga tahun silam.
’’Kita akan mengikuti seruan PB POGI (Pengurus Pusat Persatuan Dokter Kandungan) untuk menggelar aksi solidaritas keprihatinan nasional dengan tidak melakukan pelayanan selama sehari penuh,’’ kata dr Ahmad Rheza SpOG, sekretaris komisariat POGI Kab/Kota Mojokerto.
“’Selain tidak melakukan praktek, kita juga akan mengenakan pita hitam di lengan,’’ ucapnya. Makanya sejak kemarin, pihaknya tidak menjadwalkan operasi cesar pada hari ini.
Pihaknya juga mulai menyampaikan pemberitahuan bahwa poli kandungan di RSU Kota Mojokerto tempatnya bertugas besok akan tutup.
Meski demikian, bukan berarti tak ada pengecualian. Aksi tersebut juga bukan alasan bagi dokter spesialis kandungan untuk tidak masuk kerja. ’’Khusus emergency dan gawat darurat tetap akan kita layani. Kita juga tetap stanby di rumah sakit,’’ ungkapnya.
Aksi tersebut dipastikan bakal merugikan pasien. Apalagi saban hari, jumlah pengunjung poli kandungan cukup tinggi. Demikian pula dengan operasi cesar yang dilakukan.
“’Tiap hari rata-rata ada 25 sampai 30 pasien di poli kandungan. Kalau operasi cesar rata-rata ada tiga pasien per hari,’’ jelasnya.
’’Sebenarnya kita juga berat melakukan aksi. Tapi ini harus kita laksanakan mengingat apabila Pengajuan Kembali (PK) terhadap teman sejawat kita tidak berhasil dimenangkan, maka kasus di Manado ini akan berdampak menjadi yurisprudensi yang memojokkan dokter bila dalam penanganan pasien meninggal,’’ tuturnya.
Ketua komisariat POGI Kab/Kota Mojokerto dr Nurudin Akbar SpOG yang bertugas di RSUD Mojosari memastikan bahwa aksi itu akan diikuti semua dokter kandungan di Kab/Kota Mojokerto. ’’Total ada 12 dokter spesialis kandungan yang terdata di POGI komisariat Mojokerto. semuanya akan menggelar aksi di rumah sakit masing-masing dan menghentikan layanan di poli kandungan serta di praktek pribadi,’’ ujarnya. (yud)

Related posts:

This entry was posted in Mojokerto Kota, Terkini. Bookmark the permalink.